Wisata Indonesia Timur

Jalan jalan dikawasan Indonesia Timur

Wisata Kalimantan Timur Lainnya

Gunung Kombeng
Gunung Kombeng adalah salah satu potensi wisata yang ada didesa pantun , Kecamatan .Muara wahau. Gunung ini merupakan gunung batu yang dikelilingi hutan gambut, rumput-rumput belukar dasn pepohonan yang sudah tumbuh membesar. Menurut legenda gunung Kombeng dahulunya adalah sebuah rumah judi atau tempat berkumpul orang-orang kaya untuk minum-minum yang dimiliki oleh seorang cina yang biasa dipanggil oleh warga dengan sebutan Kongbeng (Kong = nenek). Menurut cerita ada sepasang suami istri yang hidupnya sederhana.Ketika sang suami sedang pergi bertani siistri diam-diam pergi ketempat perkumpulan tersebut untuk bermain judi. Adik si istri yang diberitahu oleh tetangganya bahwa kakaknya pergi ketempat tersebut segera melaporkan hal tersebut kepada kakak iparnya. Namun sikakak iparnya tidak percaya dan malah mengolok-ngolok sang adik. Karena merasa tersinggung oleh ucapan kakak iparnya lalu dia berniat untuk membuktikan sendiri kebenaran berita tersebut dan ternyata apa yang dikatakan oleh tetangganya adalah benar.Karena kalap memihak hal tersebut lalu sang adik mencari seekor bangat ( seekor kera besar hitam), mengupas kulitnya dan dibuat semacam kendang. Kendang tersebut dipukulnya keras-keras, dengan seketika langit berubah menjadi gelap. Petir menyambar tempat judibeserta orang-orang yang ada didalamny dan sekeetika semuanya berbah menjadi batu. Menurut adat Dayak suku Wahau, memukul kulit bangat adalah hal yang paling tabu untuk dilakukan karena akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Yang berhak untuk melakukan hal tersebut hanayalah seorang bekenjong/dukun untuk melakukan upacara adat.

Kersik Luway
Kersik Luway dalam bahasa Dayak berarti pasir sunyi. Dinamakan demikian karena hamparan pasir di tengah hutan tersebut memang jauh dari ladang, apalagi pemukiman penduduk, serta sepi karena jarang dikunjungi. Meski demikian, tidak terlalu sulit untuk mengunjungi Kersik Luway bagi pihak yang tertarik.
Letaknya di Kecamatan Melak, keruang lebih 15 Km dari Desa Melak. Luas area taman ini 5000 ha. Tiga jenis anggrek yang terdapat di tempat ini antara lain; Anggrek Hitam (coelogynepandurata), Erya Vania, Erya Florida, Coelogyne Rocus Soini dan Bulpophylum Mututina, serta beberapa jenis kantung semar
Kawasan cagar alam ini terbuka untuk umum dan jaraknya sekitar 360 kilometer dari Kota Samarinda. Untuk menjangkaunya bisa menggunakan pesawat langsung dari berbagai kota. Jika dari Jakarta, misalnya, bisa menggunakan pesawat ke Balikpapan, lalu melanjutkan penerbangan dengan pesawat Twin Otter berkapasitas 16 penumpang ke Samarinda, lalu ke Melak, di Kabupaten Kutai Barat.
Bisa pula menggunakan jalan darat Samarinda-Melak yang waktu tempuhnya sekitar delapan jam jika kondisi jalan baik dan tidak berlumpur akibat hujan. Adapun jika menggunakan jalur air menyusuri Sungai Mahakam, panoramanya lebih menarik tetapi waktu tempuhnya lebih lama, bisa mencapai 14 jam dari Samarinda menuju Melak.
Dari Melak, kita bisa melanjutkan perjalanan dengan naik ojek atau kendaraan carter ke Kersik Luway. Di tengah hamparan pasir sunyi inilah bisa disaksikan keragaman jenis anggrek yang merupakan kekayaan alam Indonesia

Bontang Kuala
Bontang Kuala adalah kampung air yg unik, terletak di utara Bontang. Dari dermaga Badak, perahu berlayar mengarungi kawasan hutan mangrove menuju “Venesia van Kalimantan”. Penduduk disini mendirikan rumah diatas air. sambung menyambung dgn jembatan kayu ulin sehingga menyerupai kota Venesia. Tentu dengan suasana yg berbeda. Kalau Venesia terbuat dari tembok batu, Bontang Kuala adalah sekumpulan rumah kayu. Perahu berlayar memasuki lorong2. Pengalaman yg unik tentunya, mirip dengan kampung air didekat kota Bangkok.
Bontang Kuala terkenal dgn restoran ikan bakarnya. plus Sambal Gami. yang sedaaaap
Sambel Gaminya terkenal keseantero Nusantara. Wisman Bule suka sekali ikan bakar ini. Wisman Jepang, senang kepiting saus Melati.

Pulau Beras Basah
Beras Basah merupakan nama sebuah pulau di wilayah kota Bontang. Pulau dengan pantai pasir putih ini merupakan tempat rekreasi yang menarik sambil menikmati keindahan panorama laut selat Makassar, wisatawan juga dapat berenang dan menghirup udara laut yang sejuk. Pulau Beras Basah dapat dicapai dengan menggunakan Speed Boat atau kapal motor dari Pelabuhan Tanjung Laut, Bontang. ada yang mengatakan Pulau Beras Basah adalah Pulau Hawai versi Kaltim

Danau Jempang dan danau-danau lainnya.
Danau Jempang terletak di Kecamatan Jempang dengan luas kurang lebih 15.000 Hektar (ha). Danau Semayang terletak di Kecamatan Semayang seluas kurang lebih 11.000 ha. Danau yang ada di Kojo (100 ha), Danau Berambai (30 ha), Danau Malinau (25 ha), dan danau Loa Maong (100 ha). Semua danau-danau ini merupakan penghasil ikan air tawar yang memasok sebagian besar ikan air tawar di Kalimantan Timur (Kaltim).

Mencimai, Benung, Engkni, Eheng dan Air Terjun Jantur Gemuruh
Adalah desa-desa yang didiami oleh suku Dayak Tunjung, terdapat lamin yang jaraknya 7 Km dari Terminal Kampung Tongkok dan sebagai pusat seni suku Dayak Benuaq. Di desa Mencimai terdapat museum “Mencimai” yang berisikan data dan informasi kehidupan suku Dayak Benuaq dalam berladang, berburu,  dan kehidupan kemasyarakatan lainnya, lengkap dengan foto dan penjelasannya. Museum ini dibangun atas bantuan biaya seorang wisatawan Jepang. Lamin yang dihuni oleh masyarakat di desa-desa ini adalah; Lamin Mencimai, Lamin Benuang, Lamin Engkuni dan Lamin Eheng.

Air Terjun Jantur Gemuruh
Obyek wisata air terjun Jantur Gemuruh terletak di desa Mapan. Keistimewaan Air Terjun Jantur Gemuruh ini terdapat candi peninggalan Hindu yang dikenal dengan batu Begulur. Terdapat juga lorong-lorog yang dibuat di bawah tanah dengan lapisan batu yang panjangnya 50 meter. mungkin ini suatu situs purbakala.

Desa Tering
Terletak di tepi sungai Mahakam Kecamatan Long Iram. Di desa Tering bermukim masyarakat suku Bahau yang ramah , terkenal dengan kesenian Hudoq. Fasilitas yang tersedia; Lamin adapt, Warung Art Shop. Upacara yang terkenal adalah Lamelah Tenan, Laliq Iqbal, dan Hudoq Apah.
Untuk mengunjungi tempat ini dapat dicapai dengan kapal sungai dari Samarinda-datah BIlang selama 2 hari.

Rukun Damai Long Bagun Ilir.
Rukun Damai terletak ditepi Sungai Mahakam Kecamatan Long Bagun. Desa ini didiami oleh suku Dayak lainnya Lepo Tau yang berasal dari Apo Kayan. Kehidupan mereka sangat rukun dan mempunyai lamin panjang. Seni budayanya asli dan punya ciri khas tersendiri dibandingkan dengan suku-suku Dayak Kenyah lainnya. Desa Long Bagun Ilir dihuni oleh suku Dayak Bahau sehingga budaya mereka berbeda dengan suku lainnya. Sebagian masyarakatnya tinggal di Lamin. Untuk mengunjungi tempat ini dapat dicapai dengan kapal sungai dari Samarinda-Long Bagun Ilir selama 2 hari.

Long Pahangai dan Long Tuyuk
Terletak di tepi Sungai Mahakam dan melalui jeram-jram yang arusnya deras. Suku Dayak yang berdomisili di Long Pahangai yaitu Umaq Suling, Huang Long Gelaat, Umaq Murut, Huang Kayan dan Umaq Pala.
Desa Long Tuyuk yang didomonasi Suku Dayak Bahau terkenal dengan budaya. Di desa ini terdapat lamin adapt Mesaat. Pada saat kita menelusuri daerah ini banyak terdapat jeram, diantaranya jeram Udang Napo Hulu dan Neohida.
Seni budaya masyarakat setempat yaitu upacara adapt Dangai, upacara adapt menyambut tamu dan lain-lain. Di daerah ini menggunakan pesawat dari Samarinda-data Dawai atau menggunakan long boat yang dicarter

Kembali ke Wisata Kalimantan Timur

One Response

  1. semangad visit kaltim.. salam hangat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Country Guide

Indonesia Timur

Info Penerbangan

Info Pelayaran

Hotel Tanjung Palette Bone Sulsel

Hotel Wisata Pare Sulsel

Unduh Cersil Gratis

Sejak 20 Juli 2009

%d bloggers like this: