Wisata Indonesia Timur

Jalan jalan dikawasan Indonesia Timur

Pantai Kora Kora

Pantai Kora Kora

SEJARAH TERBENTUKNYA DESA KAPATARAN

Orang-orang yang pertama tinggal di desa Kapataran, sudah tidak diketahui lagi siapa-siapa orangnya, tetapi mereka sebenarnya ada 2 (dua) tumpukan manusia yang sebagian berasal dari WANUA URE (Kampung Lama) yang terletak disebuah tanjung di tepi pantai Kora-kora.

Tempat ini diberi nama oleh orang-orang tua dulu “KORA-KORA” karena pada waktu orang-orang Portugis sudah menguasai desa Kapataran, di pelabuhan itu terdapat sebuah perahu besar milik orang-orang Portugis yang terkandas di depan pelabuhan tersebut, dan tidak dapat dikeluarkan lagi dari tempat itu, sampai perahu itu rusak. Perahu tersebut bernama KORA-KORA dan nama inilah yang diambil oleh orang-orang tua dulu sebagai nama pelabuhan tersebut.

Di tempat ini terdapat bukti-bukti peninggalan seperti kuburan-kuburan. Dengan demikian jelaslah bagi kita bahwa tempat ini pernah menjadi kampung (pernah didiami) oleh orang-orang tua dulu, Menurut sumber lisan (dari tua-tua kampung) bahwa, orang-orang yang tinggal di WANUA URE selalu mendapat gangguan dari orang-orang Mindanou, sehingga mereka pindah dari tempat itu dan mencari tempat yang lebih aman untuk mereka tempati. Pada waktu itu orang-orang Mindanou datang ke daerah ini dengan maksud untuk merampok baik barang-barang maupun orang atau manusia.

Jadi oleh karena orang-orang yang tinggal di WANUA URE selalu diganggu oleh orang-orang Mindanou, dan juga mereka sering terserang penyakit maka mereka pindah ke tempat yang namanya BINUANGAN. Nama ini nanti muncul pada zaman Belanda, karena tempat itu adalah tempat pembuangan oleh pemerintah Belanda bagi orang-orang yang melanggar ketentuan/peraturan pemerintah Belanda. Tempat ini terletak kurang lebih 3 km dari Kora-Kora kearah atas (barat). Namun setelah beberapa lama mereka tinggal ditempat itu, mereka merasa tempat itu kurang strategis sebagai tempat tinggal, karena lokasinya berbukit-bukit dan sumber air terlalu jauh, sehingga mereka mencari lokasi yang lain untuk mereka tempati, maka sampailah mereka pada suatu tempat yang rata (datar). Tempat itu kurang lebih 2 km jaraknya dari Binuangan kearah atas (barat).
Tempat yang rata (datar) inilah yang menjadi dasar sehingga desa ini diberi nama KEPATARAN tetapi sekarang disebut orang KAPATARAN (artinya tempat yang rata / datar, lokasi tersebut sekarang ini berada di bagian bawah desa Kapataran, yang namanya SENDANGAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Country Guide

Indonesia Timur

Info Penerbangan

Info Pelayaran

Hotel Tanjung Palette Bone Sulsel

Hotel Wisata Pare Sulsel

Unduh Cersil Gratis

Sejak 20 Juli 2009

%d bloggers like this: