Wisata Indonesia Timur

Jalan jalan dikawasan Indonesia Timur

Masakan Papeda Ternate

Maskan Papeda Ternate

Popeda adalah bubur yang dibuat dari tepung sagu dan banyak dikonsumsi sebagai makanan kesukaan  masyarakat Maluku dan Papua. Buburnya sepintas mirip lem kanji , Dimakan bersama kuah ikan dengan rasa asam dan pedas yang sueegerr, ditambah aneka lauk lainnya yang tersedia di meja, ada ikan, aneka lalapan, tahu tempe, sagu bakar, singkong rebus bahkan pisang rebus!

Berkesempatan untuk mencicipi kuliner khas di tanah ini Popeda atau Papeda. Kesempatan ini didapat ketika mengunjungi Ternate, Maluku Utara.
Cara makannya pun unik, pertama untuk memindahkan papeda dari baskom besar ke piring kita digunakan dua batang kayu, seperti sumpit dengan ukuran besar, kemudian bubur diputar-putar menggunakan kayu tersebut sampai terputus baru disajikan ke piring kita. Nah untuk makannya juga disarankan tidak menggunakan sendok, tapi cukup gunakan dua jari kita saja: jempol dan telunjuk untuk mengambil popeda dari atas piring menuju mulut kita. Dan juga jangan coba-coba mengunyahnya, tidak akan bisa…
Begitu popeda masuk ke mulut langsung telan saja. Ribet? Malah asik loh makan dengan cara unik ini, seasik menikmati sensasi rasa papeda dan kuah ikan yang segar di rongga mulut kita…
Yang unik lagi adalah ketika mau bayar. Tadinya saya pikir ini seperti di rumah makan padang, kalau udah selesai makan hidangan di meja kita akan dihitung mana saja yang disantap. Ternyata tidak, di Kedai RM Popeda Gamalama ini metoda yang digunakan adalah “all you can eat“. Jadi sebanyak apapun lauk yang disantap tetap saja bayarnya satu harga: Rp. 25.000. Di Ternate, saya menemukan Popeda ini setelah diantarkan teman ke salah satu penjajanya di kawasan Pasar Terminal Baru Gamalama. RM Popeda Gamalama. Di warung yang menempati bangunan yang sederhana itulah, saya bisa menikmati sensasi kuliner khas Maluku ini. Asli ketagihaaann…

Leave a comment

Country Guide

Indonesia Timur

Info Penerbangan

Info Pelayaran

Hotel Tanjung Palette Bone Sulsel

Hotel Wisata Pare Sulsel

Unduh Cersil Gratis

Sejak 20 Juli 2009